May 3, 2026
#Berita #Galeri #Informasi #Kegiatan

Kadis Kopdagin Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sumatera Utara

photo_2026-02-09_08-28-54

Dinas Kopdagin | Medan – Kepala Dinas Kopdagin, Sofian Manullang, S.Sos bersama Wakil Bupati Asahan menghadiri secara langsung High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri, bertempat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, pada Jumat (06/02/2026).

High Level Meeting tersebut dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, perwakilan kementerian terkait, pimpinan instansi vertikal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta perangkat daerah terkait. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Pembahasan difokuskan pada empat pilar utama pengendalian inflasi daerah yang dikenal dengan konsep 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, serta Komunikasi yang Efektif.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif guna mencegah kepanikan di masyarakat, penguatan peran dan fungsi TPID di tingkat daerah, serta optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung ekosistem rantai pasok komoditas pangan strategis. Selain itu, Gubernur juga mendorong penguatan kerja sama antardaerah yang mengalami surplus dan defisit pangan guna menekan disparitas harga. Sejumlah kesepakatan tindak lanjut turut dihasilkan dalam pertemuan tersebut, di antaranya peningkatan frekuensi dan efektivitas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) agar lebih tepat waktu dan tepat sasaran, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri.

Pemerintah daerah juga akan melakukan penyesuaian terhadap rencana kenaikan tarif administered prices guna menghindari beban berlebih bagi masyarakat di tengah tekanan inflasi. Penerapan Early Warning System serta protokol intervensi harga akan dioptimalkan melalui sinergi TPID dan Satgas Pangan, serta penguatan kerja sama dengan pelaku UMKM untuk menjaga stabilitas harga di pasar tradisional. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga pangan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan aman, nyaman, dan tenang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *